"... Tuhan, bicaralah padaku...”
Dan burung kutilang pun bernyanyi.
Tapi, manusia itu tidak mendengarkannya.
Maka, Manusia itu berteriak, lagi, “Tuhan, bicaralah padaku!”
Dan guntur dan petir pun mengguruh.
Tapi...
Manusia itu tidak mendengarkannya lagi.
Manusia idiot!!!
Manusia itu melihat sekelilingnya, dan berkata,
“Tuhan, biarkan aku melihat Engkau.”
Dan bintang pun bersinar. Terang menghiasi malam.
Tapi, Manusia itu tidak melihatnya.
Dan, Manusia berteriak lagi, “Tuhan, tunjukkan aku keajaiban Mu!”
Dan seorang bayi pun lahirlah.
Lagi, manusia itu tidak menyadarinya.
Maka, ia berseru lagi dalam keputus-asaannya, “Jamahlah aku, Tuhan!”
Dan segera, Tuhan pun turun dan menjamahnya.
Tapi, manusia itu malah mengusir kupu-kupu tersebut dan terus berjalan.
* * *
bahwa Tuhan selalu hadir di sekitar kita dalam bentuk sederhana dan kecil
yang sering kita anggap lalu...
Janganlah kita mencampakkan suatu anugerah, hanya karena anugerah itu tidak dikemas dalam bentuk yang diinginkan dan dimengerti oleh kita
![]() |
| Tuhan ada, kalau kita mau melihatNya |







No comments:
Post a Comment